Sunday, 1 June 2014

Jokowi Jelaskan Makna Nomor Urut 2 di Pemilu Presiden

http://ift.tt/eA8V8J

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), terlihat senang ketika mendapatkan nomor urut dua dalam bursa Pemilu Presiden 2014.


Setelah Ketua KPU Husni Kamil Malik menyerahkan sertifikat nomor urut kepada masing-masing capres-cawapres, kedua pasangan peserta Pemilu Presiden itu didaulat untuk memberikan kata sambutan selama tiga menit.


Di podium ruang rapat terbuka KPU, Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak memberikan makna pada nomor urut dua.


“Nomer dua adalah simbol keseimbangan,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan pendukung


“Ada capres ada cawapres. Ada mata kanan, ada mata kiri. Ada telinga kanan, ada telinga kiri. Ada tangan kanan, ada tangan kiri,” Jokowi menambahkan.


Di akhir sambutan, Jokowi mengatakan untuk menuju Indonesia yang penuh harmoni dan kesiembangan, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk memilih nomor urut dua di Pemilu Presiden yang akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014.


Penetapan nomor urut merupakan tahapan ketiga menjelang Pemilu Presiden.


Pemilu Presiden 2014 diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres. Prabowo – Hatta diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar, dan PBB. Sedangkan Jokowi-JK diusung PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, dan PKPI.






Sumber http://ift.tt/1ogulEU

via suara.com

Pendukung Dua Pasangan Capres-Cawapres Saling Teriak Yel-yel

http://ift.tt/eA8V8J

Nomor urut pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (1/6/2014).


Hasil pengocokan nomor urut KPU, capres Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan capres Joko Widodo (Jokowi) dan cawapres Jusuf Kalla (JK), mendapatkan nomor urut 2.


Mendengarkan pengumuman ini, pendukung kedua pasangan yang sudah menunggu di depan Kantor KPU pun langsung riuh. Keduanya menyanyikan yel-yel mereka dan meneriakan nomor urut masing-masing.


“Ini jalan Allah, Prabowo nomor 1,” teriak pendukung Prabowo di luar Kantor KPU.


“Nomor 2, Presiden setelah Sukarno. 2 untuk 1,” sambut teriakan pendukung Jokowi-JK.


Meski saling teriak, dua pendukung capres-cawapres ini tidak satu tempat. Pendukung Prabowo di sisi sayap kanan atau yang mengarah ke Bundaran HI. Sedangkan pendukung Jokowi-JK berada di sayap kiri atau yang mengarah ke Taman Suropati. Keduanya juga menggunakan atribut masing-masing.


Selain itu, dua pendukung ini juga dibatasi oleh barikade dari kepolisian yang berjaga untuk pengamanan di depan KPU.


Kedua pasangan ini akan bertanding untuk Pemilihan Presiden pada tanggal 9 Juni 2014 mendatang. Prabowo-Hatta diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan koalisinya, sedangkan Jokowi-JK diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan beserta koalisinya.






Sumber http://ift.tt/T3epML

via suara.com

Minum Teh Hijau Setiap Hari Kurangi Risiko Kanker Pankreas

http://ift.tt/eA8V8J

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa teh hijau mempunyai banyak khasiat kesehatan.


Dan kini, penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum teh hijau setiap hari ternyata dapat mengurangi risiko kanker pankreas.


Seperti dilansir dari Zeenews, dalam penelitian laboratorium, EGCG — zat aktif dalam teh hijau, mengubah metabolisme sel-sel kanker pankreas dengan menekan ekspresi dari enzim LDHA terkait dengan kanker.


Para peneliti juga menemukan inhibitor enzim, oxamate – dikenal untuk mengurangi aktivitas LDHA – juga mampu mengganggu sistem metabolisme sel kanker pankreas.


“Penelitian ini akan membuka pintu ke daerah baru penelitian kanker dan membantu kita memahami bagaimana makanan lain dapat mencegah kanker atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker,” kata Wai-Nang Lee, yang memimpin peneliti bersama Los Angeles Biomedical Research Institute (LA BioMed) .


Dengan menggunakan metode profiling metabolisme yang canggih, para peneliti menemukan, EGCG mengganggu keseimbangan “fluks” di seluruh jaringan metabolisme seluler.


Flux adalah tingkat perputaran molekul melalui jalur metabolisme .


“EGCG dan oxamate mengurangi risiko kanker dengan menekan aktivitas LDHA, sebuah enzim penting dalam metabolisme kanker sehingga mengganggu keseimbangan dalam fungsi metabolisme sel-sel kanker, ” jelas Lee.


Penelitian ini dipublikasikan secara online dalam jurnal Metabolomics.






Sumber http://ift.tt/1nEOsRh

via suara.com

Prabowo-Hatta Datang ke KPU Setengah Jam Setelah Jokowi-JK

http://ift.tt/eA8V8J

Pasangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan calon wakil presiden (cawapres) Hatta Rajasa tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (1/6/2014) sekitar jam 13.38 WIB. Mereka hadir di kantor KPU untuk mengikuti rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan capres – cawapres.


Mereka tiba di kantor KPU sekitar pukul 14.00 WIB atau sekitar setengah jam setelah pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) masuk ke kantor KPU.


Prabowo-Hatta menggunakan kemeja putih dan berkopiah hitam dengan pin garuda berwarna merah di dada bagian kanan dan pin pasangan Prabowo-Hatta di dada kiri.


Sebelum ke KPU, mereka menemui pendukung di Bundaran Hotel Indonesia. Pasangan tersebut ke kantor KPU dengan mobil. Sejumlah petinggi partai pendukung terlihat mendampingi mereka, di antaranya Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Presiden Partai Keadilan sejahtera (PKS) Anis Matta.






Sumber http://ift.tt/1kY44vD

via suara.com

Studi: Brazuca Paling Sempurna, Jabulani Terjelek

http://ift.tt/eA8V8J

Para pemain sepak bola yang ambil bagian dalam Piala Dunia 2014 sudah tidak punya alasan lagi untuk mengeluhkan kualitas bola yang akan digunakan dalam turnamen empat tahunan itu. Menurut penelitian ilmiah, Brazuca, nama bola resmi Piala Dunia Brasil itu, adalah bola yang sempurna.


Bola konvensional biasanya terbuat dari 32 panel pentagonal dan heksagonal, tetapi Brazuca yang dibuat Adidas itu hanya punya enam panel sehingga saat ditendang akan lebih stabil, demikian hasil riset yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports, 29 Mei kemarin.


Sebelumnya bola-bola yang digunakan dalam kompetisi-kompetisi besar selalu dikritik karena sudah dikontrol dan tidak stabil saat ditendang.


Paling anyar adalah Jabulani, yang digunakan dalam piala dunia 2010 silam. Bola delapan panel itu diklaim tidak stabil dan melesat tidak sesuai dengan yang diinginkan pemain.


Tetapi Brazuca, bunyi studi itu lebih lanjut, akan melesat lurus, seusai dengan keingingan pemain jika ditendang.


Studi yang dipimpin oleh Sungchan Hong dan Takeshi Asai dari Universitas of Tsukuba, Jepang itu punya cara sendiri untuk menguji Brazuca. Mereka menggunakan robot dan terowongan angin untuk menguji Brazuca, yang dibandingkan dengan lima jenis bola lainnya.


Tiga bola yang diuji bersama Brazuca adalah Teamgeist II yang digunakan pada Piala Eropa 2012, Jabulani, dan Adidas Cafusa yang punya 32 panel, serta sering digunakan dalam laga profesional dunia.


Dalam uji di terowongan udara, yang diteliti adalah ketahanan terhadap air dan kekuatan bola. Setelah itu, sebuah robot yang diprogram ditugaskan untuk menendang bola-bola tersebut. Para peneliti mengamati konsistensi alur bola saat ditendang.


Hasilnya ditemukan bahwa Brazuca adalah bola yang paling konsisten dan disusul oleh oleh Cafusa. Sementara Jabulani adalah bola yang paling tidak stabil dalam tes itu, sesuai dengan dugaan para pesepak bola di Piala Dunia Afrika Selatan silam. (Live Science)






Sumber http://ift.tt/1tyC2b0

via suara.com

Undian Nomor Urut Capres-Cawapres, Jokowi dan JK Naik Bajaj Biru ke KPU

http://ift.tt/eA8V8J

Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JK) datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, untuk mengikuti rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan capres – cawapres, Minggu (1/6/2014) sekitar jam 13.30 WIB.


Kedua tokoh menumpang bajaj warna biru yang menggunakan bahan bakar gas. Jokowi menumpang bajaj nomor polisi B 2954 MA. Sedangkan JK menggunakan bajaj nomor polisi B 2062 DE. Mereka berangkat dari Taman Menteng atau 300 meter dari kantor KPU.


Di dalam bajaj, Jokowi yang mengenakan kemeja kotak-kotak didampingi oleh Anies Baswedan. Sedangkan JK yang mengenakan kemeja putih juga duduk sendirian.


Sebelum berangkat ke KPU, Jokowi mengatakan kepada masyarakat, “Saya dan Pak JK mohon doa restu agar semuanya lancar, itu saja yang bisa saya sampaikan.”


Sebelum ke Taman Menteng, mereka terlebih dahulu dari rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang terletak di Jalan Taman Suropati, Menteng.


Di Taman Menteng, mereka menemui relawan dan tim inti pendukung Jokowi – JK, di antaranya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan yang juga ketua tim sukses, Tjahjo Kumolo.


Di taman ini, juga diselenggarakan acara hiburan musik untuk meramaikan suasana.


Pasangan Jokowi dan JK didukung oleh PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, dan PKPI. Mereka berhadapan dengan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung oleh Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Golkar, dan PBB.






Sumber http://ift.tt/1mYKwHD

via suara.com

Saturday, 31 May 2014

Cegah Pencatutan Nama, Barisan Pro Jokowi – JK Tunjuk Tiga Juru Bicara

http://ift.tt/eA8V8J

Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menunjuk personal in charge (PIC) hubungan antarlembaga, Syafti Hidayat, Irfan Riza, dan M Fadjroel Rachman, sebagai juru bicara. Penunjukan ketiga tokoh bertujuan untuk menghindari pencatutan nama Relawan Jokowi yang bisa melemahkan perjuangan memenangkan pasangan Jokowi – Jusuf Kalla.


“Di luar ketiga nama itu, bukan perwakilan resmi Bara JP. Sekarang ini banyak yang mencatut nama relawan, masyarakat hendaknya hati-hati,” kata Sekretaris Jenderal Bara JP, Utje Gustaaf Patty, Minggu (1/6/2014).


Bara JP, katanya, selalu memberikan surat tugas PIC yang ditunjuk untuk mengikuti atau bertemu dengan Relawan Jokowi yang lain.


“Nama baik Jokowi-JK harus dijaga, maka hubungan antarlembaga harus dikontrol,” kata Utje.


Fadjroel adalah tokoh pergerakan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang kini lebih dikenal sebagai aktivis sosial.


Irfan Riza adalah Ketua DPP Bara JP Bidang Kajian. Ia juga tokoh pemuda Nahdlatul Ulama (NU).


Sedangkan Syafti Hidayat adalah Ketua DPP Bara JP Bidang Aksi. Ia bersama Eriko Sotarduga merupakan pendiri Banteng Muda Indonesia (BMI).


Saat ini, pendukung Jokowi – JK sedang merapatkan barisan, apalagi setelah banyak black campaign yang diarahkan kepada Jokowi. Black campaign ini dinilai sangat merugikan citra pasangan yang diusung oleh PDI Pejuangan, Partai Nasdem, PKB, dan PKPI.






Sumber http://ift.tt/1kvXPuv

via suara.com