Wednesday, 30 July 2014

DPR Amerika Serikat Tuntut Presiden Obama

http://ift.tt/eA8V8J

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, yang didominasi oleh legislator dari Partai Republik sepakat untuk menuntut Presiden Barack Obama karena dinilai melanggar batas-batas kewenangannya sebagai presiden. Langkah itu ditentang oleh Presiden Barack Obama dan legislator dari Partai Demokrat.


Kesepakatan tersebut dicapai melalui voting yang dimenangkan 225 suara setuju melawan hanya 201 suara yang menolak. Mereka yang menolak adalah semua legislator Partai Demokrat dan lima legislator Partai Republik.


Mereka ingin menyeret Presiden Obama ke pengadilan lantaran dianggap tidak mematuhi hukum dalam menjalankan undang-undang tunjangan kesehatan yang dikenal dengan sebutan “Obamacare”. DPR AS memberikan kuasa kepada juru bicara John Boehner untuk mengurus proses tuntutan hukum itu.


“Ini bukan tentang kaum Republik atau Demokrat, ini soal membela Konstitusi yang terhadapnya kita sudah diangkat sumpah untuk mempertahankannya,” kata Boehner.


Kaum Republik menuding Obama bertindak layaknya “raja” dalam mengambil keputusan, termasuk di antaranya, menaikkan upah minimum bagi kontraktor federal, hingga memperpanjang tunjangan bagi pasangan sesama jenis. Namun yang akan menjadi materi tuntutan adalah persoalan kebijakan Obamacare. Pasalnya, menurut mereka, isu itu adalah yang paling berpotensi berhasil di sistem pengadilan federal.


Diserang sedemikian rupa, Obama tetap tenang. Ia bahkan menyindir bahwa mereka hanya menghabiskan waktu saja, padahal banyak isu-isu yang lebih mendesak.


“Berhentilah marah-marah terus, Berhenti, berhenti, berhentilah membenci terus setiap waktu,” kata Obama dengan gaya khasnya dalam sebuah pidato di hadapan 1.500 orang di sebuah teater di Kota Kansas.


Obama menyebut tuntutan itu hanya bentuk drama politik menjelang tahun pemilihan umum. Ia juga mengatakan, itu hanya pengalihan isu saja dari masalah konstruksi jalan bebas hambatan dan krisis perbatasan.


Sejumlah pengamat politik juga menilai langkah Partai Republik itu sebagai manuver politik jelang Pemilu Legislatif yang akan digelar November mendatang. Mereka berupaya agar calon pemilih mengurungkan niat memberikan suara. Pasalnya, komposisi kaum Republik bisa berkurang jika banyak digantikan legislator dari kubu Demokrat. (Reuters)






Sumber http://ift.tt/UMReXj

via suara.com

Jalur Cianjur-Bandung Mulai Padat

http://ift.tt/eA8V8J

Jalur Cianjur menuju Bandung, Jawa Barat Kamis (31/7/2014) menjelang siang mulai padat, tepatnya di Jalan Raya Ciranjang hingga Jalan Raya Haurwangi. Antrian kendaraan tidak bergerak sama sekali selama 10 hingga 20 menit mulai dari pertigaan Jalan Cikalongkulon hingga Pasar Ciranjang.


Hal yang sama kembali terjadi mulai dari Jalan eks Tol Citarum, hingga Pertigaan Saguling. Sehingga sebagian pengendara yang terjebak selama 2 hingga 3 jam di jalur tersebut, memilih untuk beristirahat di sejumlah rumah makan dan toko penjual oleh-oleh.


Kapolsek Sukaluyu, AKP A Supriyatna, mengimbau penguna jalan baik warga maupun pemudik untuk mempercepat waktu berangkat jika hendak melintas di Jalur Cianjur-Puncak, seperti dini hari dan tengah malam.


“Kalau tidak ingin terjebak macet hingga berjam-jam, kami sarankan pemudik untuk melintas pada dini hari atau tengah malam karena pada jam-jam tersebut, antrian kendaraan telah mencair dan jalur Cianjur-Puncak, mulai sepi,” katanya.


Ia menambahkan, selain itu, bagi pemudik tujuan Jabodetabek dari arah Bandung, dapat menggunakan jalur alternatif Jongol-Sukabumi karena memasuki hari ke tiga lebaran, antrian kendaraan mulai terjadi di sepanjang jalur Cianjur hingga Puncak.


“Bahkan memasuki hari ke dua lebaran jalur Cianjur-Puncak, terjadi antrian kendaraan tidak bergerak hingga malam dengan panjang antrian tidak bergerak hingga belasan kilometer,”ucapnya.


Sementara itu, antrian kendaraan terus memanjang dengan laju kendaraan tersendat terjadi di Jalur Cipanas menuju Puncak, Bogor. Arus kendaraan tersendat akibat banyaknya kendaraan pendatang menuju tempat wisata di jalur tersebut. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1tw7TgO

via suara.com

Mudik ke Makassar, Najwa Shihab Berburu Kuliner

http://ift.tt/eA8V8J

Presenter Najwa Shihab mengisi libur Lebaran dengan pulang ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan. Ini kunjungan pertamanya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.


“Karena sudah banyak keluarga yang di Jakarta. Tapi di sana (Makassar) masih ada rumah keluarga,” katanya dihubungi wartawan, Kamis (31/7/2014).


Salah satu yang paling dirindukan Najwa adalah makanan khasnya. Empat hari di sana, putri cendikiawan muslim Quraish Shihab ini berencana berburu kuliner.


“Mau makan pisang ijo, sup konro. Pokoknya kita sudah bikin daftar restoran yang bakal dikunjungi,” ujarnya.


“Kemaren waktu lebaran ngumpul di rumah Abi (ayah). Terus nanya-nanya sama sepupu di sana. Mudah-mudahan restorannya nggak tutup ya,” kata Najwa lagi.






Sumber http://ift.tt/WOaOEr

via suara.com

FO dan Distro di Bandung Mulai Diserbu Pendatang

http://ift.tt/eA8V8J

Kawasan factory outlet di Kota Bandung,Jabar, diserbu pengunjung yang berbelanja busana pada libur Lebaran 2014.


“Pengunjung mulai meningkat pada Rabu (30/7/2014) kemarin, diprediksi akan berlangsung hingga akhir pekan ini. Kebanyakan dari luar Kota Bandung,” kata Agnia (30), seorang petugas di salah satu FO di Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Kamis (31/7/2014).


Kawasan FO di Jalan Martadinata paling ramai dikunjungi, selain itu juga di kawasan Dago, di jalan Supratman dan beberapa jalan lainnya.


Selain itu beberapa gerai distributor outlet (distro) di sejumlah lokasi di Kota Bandung juga sudah buka dan tidak luput dari serbuan pengunjung.


Kendaraan roda empat berplat nomor B, F, H dan dari luar kota lain hilir mudik di titik-titik distro di Kota Bandung sejak hari H+1 Lebaran.


“Biasanya mulai ramai pukul 10.00 WIB hingga sore hari, bahkan malam hari,” kata Agnia.


Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Bandung Ema Sumarna menyatakan, FO merupakan salah satu unggulan wisata belanja di Kota Bandung.


“Bila sebelum lebaran banyak warga kota yang belanja, pasca lebaran ini lebih banyak dari luar kota. Mereka berbelanja sebelum kembali ke kota masing-masing,” kata Ema Sumarna.


Selain wisata belanja busana, Kota Bandung juga menyajikan sajian kuliner. Sejak H+1 lebaran, rumah makan dan gerai kuliner di Kota Bandung sudah kembali buka dan diserbu pengunjung.


“Bandung merupakan kota transit bagi pemudik, selain itu banyak warga ibukota yang menginap di Bandung pada Libur Lebaran,” kata Ema. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1rJCpjv

via suara.com

Mourinho Puas dengan Skuatnya Saat Ini

http://ift.tt/eA8V8J

Manajer Chelsea Jose Mourinho mengaku puas dengan skuatnya yang semakin tangguh menghadapi musim baru ini. Mourinho mengutarakan hal itu setelah skuatnya menang 3-1 atas Vitesse Arnhem.


Pada laga friendly di Arnhem, Kamis (31/7/2014) dinihari WIB, tiga gol Chelsea masing-masing dicetak oleh Mohamed Salah, Cesc Fabregas dan Nemanja Matic. Mourinho pun mengaku puas dengan skuatnya yang telah dimilikinya saat ini menghadapi musim 2014/2015 ini.


“Kami sangat senang dengan skuat yang kami miliki. Kami merasa ini skuat yang benar yang tepat untuk skuat kami, Dengan pemain seperti Didier dan John Terry, tapi juga dengan pemain seperti [Andreas] Christensen dan [Nathan] Ake,” ungkap Mourinho.


“Saya ulangi, klub fantastis dengan cara mereka bekerja keras dan dengan cepat mendapatkan Diego [Costa], Filipe [Luis] and [Cesc] Fabregas. Thibaut (Courtois) kembali sesuatu yang jelas. Kurt Zouma kami lakukan enam bulan lalu,” ujarnya.


Sebab itu, Mourinho pun memastikan bahwa mereka sudah tidak lagi aktif di bursa transfer. “Kami sangat senang, dan kami percaya kepada mereka. Kami melakukan pekerjaan dengan baik. Kami sekarang sudah di luar bursa transfer pemain,” tukasnya. (chelseafc)






Sumber http://ift.tt/1tw0le0

via suara.com

Ruas Jalan Menuju Anyer Dipadati Kendaraan Wisatawan

http://ift.tt/eA8V8J

Ruas jalan Ciwandan menuju Anyer. Kamis (31/7/2014) dipadati kendaraan wisatawan yang hendak menuju objek wisata pesisir pantai Barat Provinsi Banten itu. Ribuan kendaraan itu terdiri terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, truk dan bus wisata.


Bahkan, kendaraan merayap di sejumlah perempatan akibat tingginya volume angkutan, dan dari plat nomor kendaraan terlihat mereka datang dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Banten, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Jawa Barat.


“Kami bekerja keras agar kendaraan berjalan lancar dan tidak terjadi antrean panjang,” kata Budi Susanto, seorang petugas lalu lintas di Posko Ciwandan, Cilegon.


Menurut dia, antrean kendaraan tersebut sudah berlangsung dua hari terakhir dan kemungkinan sampai Minggu (3/8/2014) karena pengunjung akan mendatangi sejumlah objek wisata pesisir pantai.


Saat ini, antrean kendaraan yang memadati sejumlah perempatan Jalan Cilegon-Anyer relatif lancar karena kondisi jalan relatif baik.


“Saya kira arus lalu lintas tahun ini cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.


Seorang pengunjung wisata dari Tangerang, Suherman, mengatakan bahwa dirinya datang bersama keluarga ke Pantai Anyer untuk mengisi liburan Lebaran.


Namun, dirinya terjebak antrean kendaraan sejak Ciwandan, Cilegon hingga Pasar Anyer.


“Kami berharap siang ini bisa datang ke Pantai Anyer, karena kendaraan begitu padat,” katanya.


Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Cilegon, Ajun Komisaris Besar Defrian Donimando mengatakan pihaknya kini mengerahkan sebanyak 260 personil untuk pengamanan lokasi wisata Pantai Anyer.


Pengamanan itu, kata dia, pihaknya mendapat bantuan dari Polda Banten sebanyak 100 personel juga mengerahkan 10 kapal patroli.


“Semua kapal patroli itu nantinya mengawasi lokasi-lokasi wisata pantai yang dikunjungi wisatawan guna mencegah kecelakaan laut,” katanya. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1rJvV4a

via suara.com

Arus Balik Lebaran, Garut-Nagreg Padat Merayap

http://ift.tt/eA8V8J

Hari ketiga setelah Lebaran, arus balik kendaraan dari arah Garut Kota menuju Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar, Kamis (31/7/2014), padat merayap dan sesekali berhenti.


Kepadatan kendaraan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB mulai dari kawasan pasar Leles dan Kadungora yang terus memanjang hingga Tarogong, Garut.


Selepas perlintasan pintu rel Kereta Api dan Persimpangan Jalan Cijapati, Kadungora, arus kendaraan mulai lancar hingga Lingkar Nagreg-Bandung.


Kepala Polsek Leles AKP Supian, mengatakan situasi arus lalu lintas di Jalan Raya Garut-Leles menuju Bandung cukup padat sejak pagi.


“Tetap saja seperti kemarin ramai lancar kadang tersendat,” kata Supian.


Menurut dia, kepadatan kendaraan di kawasan Leles karena adanya aktivitas Pasar Leles yang sudah mulai aktif.


Ia menyarankan, pengendara yang hendak arus balik dari Garut menuju Bandung agar tidak tersendat di Leles dapat menggunakan jalur alternatif seperti ke Banyuresmi-Limbangan menembus Nagreg.


“Alternatif bisa ke Banyuresmi lalu ke Leuwigoong terus ke limbangan,” kata Supian.


Sementara itu, anggota Polsek Malangbong Birgadir Dani Nuroni mengatakan situasi lalu lintas dari Tasikmalaya menuju Bandung maupun sebaliknya lintas Malangbong padat lancar hanya tersendat di kawasan Lewo dan Bandrek.


Ia mengimbau, pengendara roda empat atau roda dua untuk selalu hati-hati karena kawasan Malangbong merupakan jalur rawan kecelakaan.


Pengendara, lanjut Dani, sebaiknya tidak menyalip atau mengambil jalur dari arah berlawanan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.


“Padatnya arus lalu lintas seperti ini, pengendara harus tetap berhati-hati, tertib, antre, jangan asal menyalip,” kata Dani. (Antara)






Sumber http://ift.tt/1pHlZpd

via suara.com